Mahir Sertifikasi: CCNA

on Friday, October 1, 2010

Kita tidak bisa bergantung hanya dari satu keunggulan untuk bertahan hidup di dunia IT yang semakin keras. Keunggulan dejure dapat kita raih tidak hanya dengan degree (gelar akademis s1, s2, s3), tetapi juga melalui sertifikasi (certification) atau sering disebut juga dengan sertifikasi industri (industrial certification), yang lebih fokus ke suatu bidang. Sertifikasi secara umum bisa kita bagi menjadi dua, yang dikeluarkan oleh vendor (Cisco, Microsoft, Redhat, dsb) dan yang non-vendor (LPI, PMP, dsb).

Seperti juga Jepang dengan sertifikasi non-vendor yang terkenal dengan sebutan Joho Shori Shiken, Indonesia juga sudah mulai menggeliat dengan sertifikasi lokal yang digarap oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Banyak yang harus kita kupas tentang sertifikasi ini termasuk seluk beluknya, persyaratan, materi yang diujikan, dimana tempat uji sertifikasinya, dsb. Karena itu saya coba menurunkan Seri Mahir Sertifikasi yang akan membahas berbagai sertifikasi yang ada di dunia dan Indonesia. Kali ini saya akan mulai dari seri sertifikasi Cisco, yaitu CCNA.

Cisco Certified Network Associate (CCNA) adalah salah satu pondasi penting dalam seri sertifikasi networking yang dikeluarkan oleh Cisco Systems. Level sertifikasi di Cisco setelah CCNA, terdapat CCNP (Cisco Certified Network Professional) dan CCIP (Cisco Certified Internetwork Professional), serta yang paling puncak adalah CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert). Seorang bersertifikat CCNA memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan untuk instalasi, konfigurasi, mengoperasikan dan memecahkan permasalahan (troubleshooting) pada LAN, WAN dan layanan dial access untuk network kecil (dibawah 100 node), termasuk didalamnya penggunaan protokol seperti: IP, IGRP, Serial, Frame Relay, IP RIP, VLAN, RIP, Ethernet, Access Lists.

Untuk mendapatkan sertifikasi CCNA bisa dilakukan dengan dua cara:

1.
Lulus ujian INTRO 640-821 (Introduction to Cisco Networking Technologies) dan ICND 640-811 (Interconnecting Cisco Networking Devices)
2.
Lulus ujian CCNA 640-801

Umur sertifikasi CCNA adalah tiga tahun, dan kita untuk memperpanjangnya kita bisa dengan mengikuti ujian CCNA 640-801 atau ICND 640-811. Ujian sertifikasi CCNA 640-801 dengan waktu ujian 90 menit untuk menyelesaikan 55-65 soal ujian. Ujian tersedia dalam bahasa Inggris dan Jepang. Kita bisa mengambil ujian CCNA 640-801, di tempat uji sertifikasi di seluruh Indonesia yang memperoleh pengakuan dari Pearson VUE atau Prometric. Bentuk soal ujian dapat berupa:

* Multiple-choice single answer
* Multiple-choice multiple answer
* Drag-and-drop
* Fill-in-the-blank
* Testlet
* Simlet
* Simulations

Materi yang diujikan terbagi menjadi empat tema, dengan subtema lengkap seperti berikut:

1. Planning & Designing

* Design a simple LAN using Cisco Technology
* Design an IP addressing scheme to meet design requirements
* Select an appropriate routing protocol based on user requirements
* Design a simple internetwork using Cisco technology
* Develop an access list to meet user specifications
* Choose WAN services to meet customer requirements

2. Implementation & Operation

* Configure routing protocols given user requirements
* Configure IP addresses, subnet masks, and gateway addresses on routers and hosts
* Configure a router for additional administrative functionality
* Configure a switch with VLANS and inter-switch communication

3. Implement a LAN

* Customize a switch configuration to meet specified network requirements
* Manage system image and device configuration files
* Perform an initial configuration on a router
* Perform an initial configuration on a switch
* Implement access lists
* Implement simple WAN protocols

4. Troubleshooting

* Utilize the OSI model as a guide for systematic network troubleshooting
* Perform LAN and VLAN troubleshooting
* Troubleshoot routing protocols
* Troubleshoot IP addressing and host configuration
* Troubleshoot a device as part of a working network
* Troubleshoot an access list
* Perform simple WAN troubleshooting

5. Technology

* Describe network communications using layered models
* Describe the Spanning Tree process
* Compare and contrast key characteristics of LAN environments
* Evaluate the characteristics of routing protocols
* Evaluate TCP/IP communication process and its associated protocols
* Describe the components of network devices
* Evaluate rules for packet control
* Evaluate key characteristics of WANs

Pelatihan apa yang harus saya ikuti sebagai persiapan untuk ujian CCNA? Ada tiga jenis pelatihan yang bisa anda pilih dan ikuti untuk mempersiapkan diri dalam ujian mendapatkan sertifikasi CCNA.

1. Mengikuti pelatihan persiapan ujian CCNA 640-801 dari lembaga-lembaga pelatihan yang mengadakan
2. Mengikuti pelatihan persiapan ujian INTRO 640-821 dan ICND 640-811
3. Mengikuti pelatihan CCNA (semester 1-4) sesuai dengan kurikulum Cisco Networking Academy Program (CNAP). Jalur ini sering disebut dengan jalur akademi, pemahaman lebih komprehensif dan ilmu yang didapat relatif lebih matang. Permasalahannya mungkin adalah waktu belajar relatif lebih lama. Hubungi Local Academy (LA) Cisco di wilayah anda untuk mengikuti program pelatihan CNAP.

Case Studi Diagram

Sumber : http://romisatriawahono.net/







PLEO robot dino yang lucu


Sejak setahun lalu Jepang boleh saja mentargetkan pada 2015 semua kepala keluarga melengkapi rumah mereka dengan robot. Robot-robot itu akan meringankan pekerjaan rumah tangga bahkan jadi bagian dari keluarga mereka.

Di Jepang ada Asimo robot bentuk manusia buatan raksasa industri mesin Honda, Aibo si anjing robot mainan anak buatan Sony Elcetronics, ada juga PaPeRo dan Wakamaru yang menjadi robot pembantu kegiatan manusia.

Diakui atau tidak, sejak film animasi fiksi ilmiah Wall-E diputar di bioskop pada Juni 2008, kepopuleran robot makin meluas di masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

Dan setahun belakangan, pecinta robot Indonesia dimeriahkan dengan kehadiran Pleo, robot mungil berbentuk bayi Camarasaurus, salah satu famili donosaurus era Jurrasic Park yang berbentuk robot peliharaan.


Sejak hadir Agustus 2008, robot yang diproduksi oleh perusahaan industri kreatif Ugobe dari Amerika Serikat ini menyita perhatian banyak orang, bukan hanya anak-anak tetapi sampai dengan kalangan dewasa hingga ibu rumah tangga.

Bagaiman tidak. Sang kreator Caleb Chung menciptakan Pleo memiliki kemampuan hampir mirip seperti binatang peliharaan lainnya.

Pleo bisa mengenali penampakan, sentuhan, hingga suara pemeliharanya karena dia memiliki software yang memory-nya bisa di up grade sesuai keinginan.

Sebuah kamera di hidungnya akan membantu Pleo menangkap informasi mengenai lokasi yang dia simpan dalam memori.

Pleo juga dilengkapi dengan 14 sensor motorik halus sehingga dia bisa bergerak seperti halnya binatang peliharaan lain, selain perangkat prosesor yang akan membantu dia mengontrol setiap gerakan.

Selain itu Pleo juga memiliki 35 sensor di seluruh bagian tubuhnya sehingga dia merespon pengelihatan, suaram dan sentuhan.

Lebih istimewa, Pleo bisa mengekspesikan perilaku seperti halnya hewan peliharaan seperti misalnya lapar, marah, cinta, dan ketakutan.

Harga untuk indonesia kisaran 4 juta.











HotCold Mug



Versi terdahulu dari gelas karya Charles n Marie adalah gelas tsb dapat memberitahu anda apakah di dalam gelas ada isinya atau tidak. Kali ini dengan mengusung HotCold Mug, gelas unik ini akan memberitahu Anda apakah isi di dalam mug itu panas atau dingin, sesuai dengan nama yang diusung.

Cukup mudah untuk mengetahui isi didalam mug itu dingin ataupun panas. Mug akan berubah warna hitam jika di dalamnya berisikan air dingin dan muncul tulisan COLD berwarna putih, sedangkan akan berubah menjadi putih jika air yang berisikan di dalamnya panas, serta terdapat tulisan HOT berwarna hitam. Secara otomatis warna akan berubah, dan memudahkan pemakai mengetahui isi air didalamnya.

Mengenal Teknologi LED Monitor

Saat ini kita lebih mengenal LCD (Liquid Crystal Display),monitor tipis yang lebih efisien dari CRT (Cathode-Ray Tube),baik dilihat dari segi bentuknya,juga dilihat dari daya tahan dan konsumsi listriknya.Namun Monitor LCD dan CRT ini sudah di gantikan oleh teknologi LED (Light Emitting Diode),yang di sinyalir memiliki banyak keunggulan daripada teknologi para pendahulunya,dan pastinya lebih ramah lingkungan.

Tahukah anda bahwa monitor liquid crystal display (LCD) sebenarnya tidak ramah lingkungan? Sebab, ketika layarnya dinyalakan dengan menggunakan tabung-tabung fluorescent (biasanya ada empat), terbentuklah uap merkuri (air raksa) bertekanan rendah. Nah, merkuri (Hg) ini adalah produk yang berbahaya, yang jika dibuang begitu saja akan mencemari lingkungan. O ya, tabung-tabung fluorescent/neon itu namanya Cold Cathode Fluorescent Lamp (CCFL).

Di era serba hijau sekarang, CCFL yang ada di monitor LCD ini perlahan tapi pasti mulai digantikan oleh light emitting diode (LED). “Pakai teknologi dioda sehingga bisa menggantikan neon CCFL yang dipakai di LCD. Lebih terang daripada LCD dan lebih fokus,” ujar Bun Kim San, Business Manager PT Mega Komputindo Lestari, saat meluncurkan monitor LCD berteknologi LED AOC V22+ Verfino di Jakarta, Selasa (12/1/2010).(Kompas.com/adminMSI)

Beberapa produsen perangkat komputer yang sudah menggunakan teknologi ini diantaranya adalah Philips, Samsung, LG, dan Benq. Tentunya seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, produsen-produsen perangkat komputer merek lainnya khususnya monitor akan segera menyusul pula. Untuk pasar Indonesia, Benq merupakan salah satu produk yang memperkenalkan penggunaan LED monitor pertama kali. Produk-produk monitor dengan menggunakan teknologi LED ini baru muncul untuk produk di kelas monitor berukuran 19inc keatas, sementara ini belum ada merek tertentu yang menggunakan teknologi LED dikelas 15inc ataupun 16inc. Produsen monitor terkenal lainnya yang segera memasarkan monitor dengan teknologi LED adalah Philips, tak lama lagi produk-produk dengan teknologi LED juga akan di kembangkan oleh Produsen-produsen lain.(Radar Jogja,27/05/2010)

Kunggulan-keunggulan LED Monitor :

Kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna dibandingkan dengan LCD monitor. Selama ini LCD monitor banyak dikeluhkan oleh pengguna komputer yang bekerja sebagai desainer grafis, yaitu kemampuan gambar yang dihasilkan oleh LCD tidak sehalus gambar yang dihasilkan oleh CRT monitor. Karena menggunakan LED, dipastikan tidak menghasilkan flicker (kedip) lebih sering (diistilahkan sebagai “flicker free”).Pencahayaan yang dihasilkan oleh LED lebih stabil dibandingan dengan LCD, sehingga kestabilan cahaya dan warna, serta ketajamannya bisa terjaga selama monitor digunakan.Konsumsi energi yang digunakan lebih sedikit (40 % lebih hemat) dibandingkan dengan LCD monitor yang masih menggunakan lampu fluorescent sebagai pemancar cahaya.

Nah hal inilah yang diperbaiki oleh LED monitor, sehingga nantinya seorang desainer grafis bisa memilih LED monitor sebagai media kerjanya.Umur lampu LED lebih lama atau mempunyai masa pakai yang lebih lama dibandingkan LCD monitor.LED monitor dibandingkan dengan LCD monitor akan mempunyai berat yang lebih ringan, disamping itu ketebalannya akan lebih tipis juga.Kedalaman warna yang lebih tinggi dibandingkan LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya.Kontras Rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor, misalnya sampai dengan 1.000.000 : 1.Tidak menggunakan bahan–bahan yang berbahaya bagi lingkungan, salah satunya tidak lagi menggunakan bahan elektronik yang mengandung mercury.

Download Artikel

Sumber : http://media.kompasiana.com/